Pengenalan Dioda Zener

A. Pengertian Dioda Zener
Simbol Dioda Zener
– Sebuah diode biasanya dianggap sebagai alat yang menyalurkan listrik ke satu arah.
– Namun Dioda Zener dibuat sedemikian rupa sehingga arus dapat mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas “tegangan rusak” (breakdown voltage) atau “tegangan Zener”.Kurva Karakteristik Dioda Zener
– Dioda yang biasa tidak akan mengijinkan arus listrik untuk mengalir secara berlawanan jika dicatu-balik (reverse-biased) di bawah tegangan rusaknya.
– Jika melampaui batas tegangan rusaknya, dioda biasa akan menjadi rusak karena kelebihan arus listrik yang menyebabkan panas.
– Namun proses ini adalah reversibel jika dilakukan dalam batas kemampuan. Dalam kasus forward bias, dioda ini akan memberikan tegangan jatuh (drop voltage) sekitar 0.6 Volt yang biasa untuk dioda silikon.
– Sebuah dioda Zener memiliki sifat yang hampir sama dengan dioda biasa, kecuali bahwa alat ini sengaja dibuat dengan tengangan rusak yang jauh dikurangi, disebut tegangan Zener.
– Sebuah dioda zener yang dicatu-balik akan menunjukan perilaku rusak yang terkontrol dan akan melewatkan arus listrik untuk menjaga tegangan jatuh supaya tetap pada tegangan zener. Sebagai contoh, sebuah diode zener 3.2 Volt akan menunjukan tegangan jatuh pada 3.2 Volt jika diberi catu-balik.
– Namun, karena arusnya tidak terbatasi, sehingga dioda zener biasanya digunakan untuk membangkitkan tegangan referensi, atau untuk menstabilisasi tegangan untuk aplikasi-aplikasi arus kecil.

B. Prinsip Pemakaian Dioda Zener

– Dioda Zener biasanya digunakan secara luas dalam sirkuit elektronik. Fungsi utamanya adalah untuk menstabilkan tegangan.
– Pada saat disambungkan secara parallel dengan sebuah sumber tegangan yang berubah-ubah yang dipasang sehingga mencatu-balik, sebuah dioda zener akan bertingkah seperti sebuah arus pendek saat tegangan mencapai tegangan rusak diode tersebut.
– Hasilnya, tegangan akan dibatasi sampai ke sebuah angka yang telah diketahui sebelumnya.

Konfigurasi Rangkaian

Tester Dioda Zener

Tester Dioda Zener

Keterangan gambar :
– Bekerja sampai 200 volt.
– Bekerja dari 2 sampai 5.6 volt
– Tergantung pada resisten dan koefisien temperatur

– Internal resistansi tergantung dari dv/di
– di : perbedaan arus
– dv : perbedaan tegangan
– Koefisien temperatur bergantung dari tegangan reverse
– Untuk dioda yang lebih kecil dari 5.6 koefisien temperaturnya negatif
– Kita dapat menghitung tegangan pada dioda dan koefisien temperatur dengan mebalirkan arus konstan 10
– Tegangan ada pada range 0-20 volt
dan 0-200 volt sehingga memerlukan 2 jenis transformator.
– TR3 berfungsi mengurangi tegangna menjadi 5 volt.
– 1n4007 berfungsi sebagai penyearah tegangan dari 50 – 1000 volt.

– BD244 berfungsi untuk memproduksi arus kontan.
– TR3 berfungsi mengurangi tegangna menjadi 5 volt.

– 1n4007 berfungsi sebagai penyearah tegangan dari 50 – 1000 volt.

– BD244 berfungsi untuk memproduksi arus kontan.


Be Sociable, Share!

You may also like...

1 Response

  1. figa says:

    It’s hard to come by experienced people on this topic, however, you seem like you know what you’re talking about! Thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *