Mengenal Modul ESP-01 berbasis ESP8266

Perkembangan dunia digital sudah tidak terelakan lagi. Sekarang kita sudah memasuki era digital. Kemajuan teknologi informasi wireless melalui internet,kemajuan kecepatan jaringan dari yang tadinya 2G, 3G, dan sekarang menjadi 4G atau biasa kita sebut LTE menjadi trigger perkembangan dunia digital yang pesat. Penggunaan jaringan internet sudah menjadi suatu kebutuhan masyarakat umum untuk melakukan akses informasi website, jual beli online, transaksi perbankan, dan lain-lainnya. Bahkan monitoring pengontrolan jarak jauhpun menggunakan jaringan internet. Kita dapat terkoneksi/berkomunikasi melalui internet dengan berbagai platform seperti smartphone, tablet, notebook, ataupun personal computer (PC).
Lalu, bagaimana jika kita ingin menghubungkan microcontroller kedalam jaringan internet atau komunikasi wireless dengan platform lainnya? Modul ESP8266 inilah jawabannya. ESP8266 adalah sebuah device yang bisa bertindak sebagai wifi, host, ataupun wifi+host secara bersamaan. Modul yang paling sederhana untuk modul ini adalah ESP-01.
Kita bisa menghubungkan modul ini dengan microcomputer dengan menggunakan komunikasi serial TTL. Power supply nya sebesar 3.3 Volt dengan konsumsi arus minimum 800 mA. Default bautratenya 115200 bps. Kita juga bisa langsung menghubungkan modul ini ke PC dengan interface serial USB to TTL 3.3 Volt. Instruksinya kita bisa menggunakan aplikasi hyperterminal atau serial monitor arduino dengan perintah AT-Command. ESP8266 memiliki built in chipset dengan versi firmware tertentu.

Untuk sekarang ini ada 2 jenis ESP8266 yang dijual dipasaran. Tandanya ada diwarna PCB nya. Yang 1 PCBnya berwarna biru dan yang 1 nya berwarna hitam. Berbedaan kedua jenis ini terletak pada kapasitas memorinya. Untuk PCB yang berwarna biru memorinya sebesar 512 MB, sedangkan untuk PCB yang warna hitam memorinya sebesar 1024 MB. Apa pengaruhnya kapasitas memori ini? Tentu saja perpengaruh pada data yang disimpan terutama untuk firmware ESP8266. Versi firmware yang terakhir membutuhkan memori yang lebih besar sehingga hanya bisa terupdate untuk jenis ESP8266 dengan memori yang lebih besar. Oleh karena itu, jika anda ingin membeli modul ESP-01 ini, saya sarankan anda untuk membeli jenis ESP yang PCB nya berwarna hitam dengan versi firmware yang paling update. Anda perlu menanyakan ke penjual sebelum membelinya.

Berikut fitur ESP8266 :

1. Serial UART Interface
Modul ini support komunikasi serial universal asynchronous receiver transmiter dengan level tegangan 3.3 Volt.
biasanya ada 2 pin yaitu pin RX dan TX. RX sebagai receiver & TX sebagai transmitter. Anda bisa menghubungkan ke PC dengan bantuan FTDI USB to TTL ataupun langsung ke microcontroller.
2. Modul support menjalankan LWIP
LWIP (lightweight IP) digunakan dalam implementasi TCP/IP yang sudah digunakan secara luas.
Fokus utama implementasi LWIP TCP/IP adalah untuk mengurangi penggunaan resource ketika kita masih memiliki TCP skala besar.
3. 802.11 bgn
802.11 adalah standar internasional yang mengatur tentang wi-fi, standar ini dikeluarkan oleh IEEE.
Berikut penjelasan tentang masing-masing standar IEEE 802.11
– 802.11 b secara umum mengatur tentang wi-fi yang bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan transfer 11 Mbps.
– 802.11 g secara umum mengatur tentang wi-fi yang bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dengan kecepatan transfer 54 Mbps.
– 802.11 a secara umum mengatur tentang wi-fi yang bekerja pada frekuensi 5 GHz dengan kecepatan transfer 54 Mbps.
– 802.11 n secara umum mengatur tentang wi-fi yang bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dan 5GHz dengan kecepatan transfer 119 Mbps.
Perangkat wi-fi yang dilabeli dengan 802.11 b/g/n berarti perangkat itu mendukung keempat standarisasi di atas.
Dengan kata lain perangkat itu bisa bekerja dengan frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz hanya dengan menggunakan satu alat.
4. WIFI Direct (P2P),SOFT-AP
Wi-Fi Direct (P2P) memungkinkan dua perangkat untuk membuat koneksi Wi-Fi langsung peer-to-peer (P2P) tanpa memerlukan router nirkabel. Wi-Fi menjadi cara berkomunikasi tanpa kabel,mirip seperti Bluetooth.
Soft AP (Access Point) berarti modul ini bisa bertindak sebagai host/server.
5. Built-in TCP/IP
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekumpulan protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu perangkat ke perangkat lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.
6. Support instruksi AT command
7. Support 3 Mode: AP (host/server), STA (client), dan AP+STA (host + client) secara bersamaan
8. Onboard PCB Antenna.


Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *